Jumat, 30 Juli 2010

Sekilas Tentang LP2 KNPI Medan


Pemuda bagi Bangsa Indonesia adalah kelompok usia yang memiliki nilai serta posisi yang strategis dalam masyarakat. Sejarah perjalanan Bangsa Indonesia selalu menyertai pemuda yang baik diminta maupun secara sukarela aktif di dalamnya. Bahkan lebih daripada itu, sering kali berbagai moment penting bagi Bangsa Indonesia lahir dari ide, semangat dan kepemimpinan para pemuda. Pemuda yang karena penggolongan usianya, memang selalu berpikir jernih dan bebas dalam menuangkan segala bentuk ide serta gagasannya kepada bangsa dan negara. Katakanlah peristiwa penting bangsa seperti Sumpah Pemuda, persiapan dan pelaksanaan Kemerdekaan RI, atau peristiwa sekitar tahun 1965 yang semuanya melibatkan peran aktif pemuda. Bagi pemuda berbagai peran serta yang dilakukan terhadap sejarah perjalanan bangsa memiliki catatan-catatan tersendiri.

Lembaga Pendidikan dan Pengabdian KNPI Kota Medan merupakan lembaga yang berfungsi untuk menunjukkan peran aktif pemuda ditengah masyarakat. Lembaga Pendidikan dan Pengabdian KNPI Kota Medan bertugas (1) Merencanakan, mengelola dan mengimplementasikan kegiatan-kegiatan pendidikan dan pengabdian Pemuda pada Masyarakat di Kota Medan, (2) Menghubungi semua unit/instansi/ lembaga masyarakat, baik pemerintah maupun non pemerintah di Kota Medan, dan (3) Menjalin Kerjasama dengan seluruh instansi dan komponen masyarakat untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri.

Menghadapi perubahan-perubahan tatanilai kehidupan yang terjadi sebagai akibat situasi yang semakin mengglobal dan untuk mengantisipasi tingkat persaingan pasar kerja yang semakin meningkat pada era pasar bebas, LP2 KNPI Medan perlu mengambil kebijakan proaktif yang memungkinkannya dapat menjawab kebutuhan masyarakat. Kebijakan yang dimaksud pada akhirnya bermuara pada perwujudan kualitas masyarakat yang berdaya saing (kompetitif), adaptif terhadap perubahan-perubahan global, melek ipteks serta mampu menggunakan ipteks yang inovatif dalam kehidupan berteknologi, mengembangkan usaha kecil-menengah, membuka lapangan kerja serta dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam upaya meningkatkan kualitas hidupnya.

Hal lain yang menjadi dasar pemikiran bagi perlunya peningkatan kualitas pemgelolaan kegiatan Pendidikan dan pengabdian pemuda kepada masyarakat oleh LP2 KNPI Medan adalah menyoroti ketiadaan aktivitas dan kreativitas pengabdian pemuda kepada masyarakat. Patut disadari bahwa kelemahan tersebut tidak terlepas dari kurang optimalnya kinerja LP2 KNPI untuk menghimpun seluruh potensi yang ada.

Penajaman dan peningkatan relevansi program pendidikan dan pengabdian pemuda kepada masyarakat hingga mampu menjawab tantangan kehidupan masyarakat yang semakin mengglobal. Untuk mencapai tujuan pendidikan dan pengabdian yaitu mewujudkan masyarakat yang cerdas, adaptif, berdaya saing, serta mampu meningkatkan kualitas hidupnya melalui pemanfaatan ipteks dalam kehidupan berteknologi, mengembangkan usaha kecil-menengah, membuka lapangan kerja dan yang mampu memecahkan masalah-masalah kehidupan yang dihadapi, LP2 KNPI Kota Medan perlu melakukan Program-program yang baik dan terarah.

Pentingnya kontribusi LP2 KNPI bagi peningkatan kualitas hidup dan kehidupan masyarakat melalui kegiatan pendidikan dan pengabdian serta besarnya arti dukungan semua pihak bagi keberlangsungan program pendidikan dan pengabdian tersebut, maka kegiatan pendidikan dan pengabdian LP2 KNPI diarahkan kepada :

  1. akselerasi upaya peningkatan kualitas kemampuan sumber daya manusia agar dapat mengelola sumber daya alam sekitarnya demi peningkatan kualitas hidup dan kehidupannya.
  2. akselerasi upaya pengembangan masyarakat ke arah terbinanya masyarakat yang dinamis, kompetitif dan melek ipteks termasuk di dalamnya teknologi komunikasi maupun informasi sehingga memiliki kemampuan beradaptasi dengan perubahan - perubahan global menuju perbaikan dan kemajuan hidup sesuai tata nilai kehidupan dan sosial budaya yang berlaku.
  3. dalam rangka mensukseskan peningkatan mutu lulusan institusi pendidikan formal, khususnya pendidikan dasar dan lanjutan, LP2 KNPI Kota Medan diarahkan kepada peningkatan kualitas pengelolaan pendidikan.
  4. dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah (propinsi, pemko, pemkab), program LP2 KNPI diarahkan kepada pembinaan masyarakat, mengembangkan usaha kecil-menengah, membuka lapangan kerja dan memecahkan masalah - masalah pembangunan daerah.
  5. kegiatan pendidikan dan pengabdian pemuda di lapangan diarahkan pada upaya penemuan berbagai masukan bagi pengembangan pendidikan dan pengajaran serta penelitian guna meningkatkan kepekaan Pemuda terhadap masalah-masalah yang berkembang di masyarakat.


Kebijakan LP2 KNPI Kota Medan dalam Melaksanakan Kegiatan Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat

Kebijakan pelaksanaan Pendidikan dan pengabdian Pemuda kepada masyarakat di kota Medan berorientasi kepada pengembangan dan pemberhasilan pembangunan baik regional maupun nasional dengan maksud mewujudkan masyarakat yang cerdas, sejahtera, adil dan makmur. Di dalamnya termasuk masyarakat yang berkemampuan tangguh dan berdaya saing terutama dalam menghadapi perubahan-perubahan yang tidak menentu pada era global. Untuk itu, program pendidikan dan pengabdian pemuda kepada masyarakat dirancang sedemikian rupa sehingga dampak dan manfaatnya relevan dengan kebutuhan aktual dan dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkannya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan pendidikan dan pengabdian pemuda kepada masyarakat di KNPI Medan diselenggarakan secara melembaga. Hal ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan peran serta semua unsur yang ada di KNPI Medan pada kegiatan LP2 tersebut. Dengan cara seperti itu, seluruh kegiatan yang dilakukan oleh unsur yang termasuk dalam sistem LP2 KNPI akan memiliki kesamaan pandang dan keseragaman langkah dalam melaksanakan kegiatan yang dimaksud. Hal ini dimungkinkan karena pelaksanaannya didasarkan atas tatanilai, norma dan pengorganisasian yang dianut oleh KNPI Medan. Sistem melembaga ini juga dimaksudkan untuk memudahkan bagi evaluasi secara komprehensif terhadap kegiatan yang dilakukan di Instansi Pemerintah dan swasta maupun yang dilakukan secara individual.

Secara khusus pengembangan kebijakan kegiatan LP2 KNPI Medan selain diorientasikan terhadap tuntutan pengembangan pendidikan juga diorientasikan bagi pengabdian dan budaya kewirausahaan. Berbagai kegiatan yang secara langsung dapat mengatasi permasalahan pendidikan saat ini perlu mendapat perhatian. Kegiatan seperti ini tidak saja bermanfaat untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas hidup masyarakat melainkan juga akan memberi masukan bagi pemerintah tentang kriteria kualitas out put yang patut dihasilkan. Dengan masukan ini, KNPI dan pemerintah hendaknya dapat bersinergi dengan masyarakat pengguna (stakeholders) untuk menciptakan nosi ketergantungan yang kuat dan saling menguntungkan yakni dengan jalan merancang dan menciptakan pendidikan yang secara langsung dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan mutu proses belajar-mengajar di tingkat pendidikan dasar dan menengah. Kegiatan seperti ini pada giliriannya akan menghasilkan keterkaitan paling tidak antara tiga unsur yakni LP2 KNPI Medan, Depdiknas/Deprindak Kota Medan dan pihak swasta terutama industri/ pengrajin.

Setiap program dan kegiatan lembaga pendidikan dan pengabdian pemuda kepada masyarakat oleh KNPI hendaknya merupakan usaha bersama antara KNPI denga pihak-pihak terkait. Hubungan kerja sama seperti ini, perlu dijiwai semangat kekeluargaan dan gotong royong atas dasar kemitraan yang saling menunjang dan menguntungkan untuk mencapai kemajuan pembangunan. Hubungan antara berbagai institusi yang terlibat dalam suatu kerja sama itu dapat diklasifikasikan ke dalam empat jenjang, yakni tukar-menukar informasi, keja sama, koordinasi,dan keterpaduan.

Kegiatan pendidikan dan pengabdian pemuda kepada masyarakat hendaknya diupayakan sedemikian rupa sehingga merupakan kegiatan yang berkelanjutan. Untuk menjaga kesinambungan kegiatan dimaksud, diperlukan suatu perancanaan yang matang atas dasar tahapan-tahapan yang logis. Kesinambungan kegiatan pendidikan dan pengabdian pemuda ini penting karena kebutuhan masyarakat senantiasa berubah dan berkembang.

Berpatokan pada penjelasan di muka terutama mengenai tugas dan fungsi LP2 KNPI yang dalam pelaksanaannya bersifat terpadu, serta dengan menyadari bahwa untuk menjalankan misi pendidikan dan pengabdian pemuda kepada masyarakat, melibatkan bukan saja sumber daya yang ada di KNPI melainkan juga sumber daya di luar KNPI seperti: instansi pemerintah, instansi swasta, industri, pengusaha swasta, lembaga sosial masyarakat, dan lain-lain, maka secara umum kebijakan yang ditempuh oleh KNPI dalam menjalankan misi pendidikan dan pengabdiannya adalah mendorong ke arah terciptanya suasana yang kondusif bagi terselenggaranya program pendidikan dan pengabdian masyarakat itu secara efektif dengan hasil yang memuaskan. Selanjutnya, dengan kebijakan ini maka semua unsur yang ada di lingkungan KNPI dengan sendirinya menjadi bagian dari sistem pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat baik itu unsur pada tingkat ketua, Sekretaris, Wakil Ketua, bendahara, biro dan lain-lain di bawah naungan KNPI. Bahkan mengingat pendidikan dan pengabdian itu dalam implementasinya juga melibatkan unsur-unsur lain di luar KNPI, seperti instansi pemerintah dan swasta, industri dan pengusaha swasta termasuk lembaga sosial masyarakat lainnya. Unsur-unsur eksternal ini juga merupakan bagian dari sistem pengabdian kepada masyarakat itu. Untuk itu kebijakan lain yang ditempuh dalam meningkatkan dan mengembangkan pengabdian masyarakat oleh LP2 KNPI Medan adalah:

  1. Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas serta kordinasi kegiatan pendidikan dan pengabdian pemuda kepada masyarakat, maka status kelembagaan pendidikan dan pengabdian pemuda kepada masyarakat ditetapkan menjadi Lembaga Pendidikan dan Pengabdian (LP2) KNPI Kota Medan.
  2. Untuk menyelenggarakan kegiatan pendidikan dan pengabdian Pemuda kepada masyarakat termasuk untuk mengusahakan sumber daya yang diperlukan maupun mengendalikan administrasi sumber daya yang dibutuhkan, Lembaga Pendidikan dan Pengabdian Pemuda kepada Masyarakat KNPI Medan memiliki Tenaga Ahli dari unsur pengurus KNPI dan direkrut dari Perguruan Tinggi.


Tantangan Bagi LP2 KNPI Medan

Paradigma baru pembangunan daerah melalui otonomi daerah sebagaimana digambarkan di atas menjadi tantangan bagi LP2 KNPI Medan. Dalam hal ini, tugas LP2 KNPI Medan ke depan terasa semakin kompleks terutama jika dikaitkan dengan upaya pengembangan dan pembinaan masyarakat dalam menerapkan ilmu pengetahuan, mengembangkan usaha kecil-menengah, membuka lapangan kerja, termasuk memecahkan masalah-masalah pembangunan daerah. Tantangan ini sebenarnya bukanlah sesuatu yang tak dapat dijawab mengingat LP2 KNPI Medan memiliki potensi sumber daya manusia yang kapabel untuk itu. LP2 KNPI juga memiliki SDM dan pendidikan yang inovatif yang jika diimplementasikan dalam bentuk yang nyata akan membantu daerah dalam memberhasilkan otonomi daerah tersebut. Semua potensi ini dalam implementasinya dilaksanakan lewat pendidikan dan pengabdianKNPI Medan kepada masyarakat. Sebagai antisipasi proaktif terhadap kondisi di atas, saat ini LP2 KNPI Medan sedang merancang formula pemberdayaan pemuda dalam menjalankan misi pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
 

© Bluberry Template Copyright by Lembaga Pendidikan dan Pengabdian KNPI Kota Medan

Template by Blogger Templates | Blog-HowToTricks